Saturday, March 9, 2013

Posted by dibalikkacamata |



Terengkuh aku pada tepi buana
Terhanyut oleh gemercik air
Embun, iba menatap rancunya diri
Seolah denyut tak lagi bergeming

Kuteteskan sendu pilu karenamu
Saat kau anggapku tiada
Hanya merintih yang aku bisa
Karena ku tak punya daya

Hatiku berdalih menembus asa
Menghadapi kenyataan yang ada
Membuang semua rasa yang dulu ada
Membakar kenangan kita berdua

Namun itu hanya sia-sia
Tak tahu mengapa
Walau ku bersamanya kini
Namun namamu masih di hati
LUVIA

2 comments:

  1. LUVIAAA???
    nugunde?? pacar? mantan pacar? hahah~ #bercanda

    aku padamu, kaaakkk... puisinya keren2.. ^^
    kakak ucup emang JJANG!! :D

    ReplyDelete