Sunday, February 2, 2014

Posted by dibalikkacamata |
kamis itu....
terngiang slalu dlm bayang
diatas dua roda meluncur pasti
menuju suatu tempat sederhana
memadukan obrolan yang biasa
tak luput orang lain melirik
memandang iri ingin meniru

detik demi detik...
terlewati dengan indah
canda tawa selalu mewangi
hiasi rangkaian kisah padu
melumurinya dengan olesan mentari

waktu menunjukkan pukul 17.00
hujan turun tanpa permisi
membasahi raga ini
roda dua terus melaju
melawan deras hujan
melewati jalan licin

saat itu..
terhentilah
di sebuah gubuk indah
sejenak merebahkan lelah
dengan minuman hangat
dan suasana manis
berteman lilin kecil

tergeletak tungkai
menjulur lurus
merenggangkan otot-otot kaku
dan bersenda gurau bersama
melodi indah pun mengiringi
dengan irama irama syahdu
membuat seru gelak tawa

kamis itu...
malam mulai malam
tertuju pusat kota
berdiam diri
beristirahat sejenak
angin pun memeluk hangat diri
tercium aroma surgawi
memekikan rangkaian kata
melewati hati
namun itu teranggap semu

yaa... kamis itu
memori yang tak terganti
kan terbayang selalu
meski teranggap semu